Tatal 18
Yang menyangka ada jalan pintas dalam iman akan menemukan jalan buntu dalam sejarah.
Tiap masa selalu ada orang yang mengembara dan membuka kembali pintu ke gurun pasir tempat Musa —yang tak diperkenankan melihat
wajah Tuhan— mencoba menebak kehendak-Nya terus-menerus. Di sana tanda-tanda tetap merupakan tanda-tanda, bukan kebenaran itu sendiri. Di sana banyak hal belum selesai.
Gurun pasir tak sepenuhnya dialahkan, dan cadar selalu kembali seperti kabut. Manusia bisa tersesat, tapi sejarah menunjukkan bahwa umat tak pernah jera justru ketika Tuhan tak jadi bagian benda-benda yang terang.
* Dikutip dari buku Tuhan dan Hal-hal yang Tak Selesai.