Empat Sajak dalam “Manifestasi”

Antologi sajak Manifestasi ini diterbitkan pada September 1962 oleh penerbit Tinta Mas yang kala itu masih berkantor di Jl. Kramat Raya 60, Jakarta. Saat antologi ini terbit, Goenawan baru berusia 21 tahun. M Sarbini AFN, yang sajaknya juga termuat di sini, menjadi penyusun antologi ini. Sementara Ali Audah, sastrawan yang juga dikenal sebagai penerjemah karya-karya sastra berbahasa Arab, menuliskan kata pengantar.
Selain sajak-sajak Goenawan Mohamad, dimuat pula sajak karya Armaya, Djamil Suherman, Hartojo Andangjaja, Mohammad Diponegoro, M Sarbini dan M Yoesmanam. Total jenderal sajak yang dimuat di sini berjumlah 33 buah.
Salah satu sajak yang cukup populer yang muncul di antologi ini adalah sajak Hartojo Andangjaja berjudul Rakyat yang dibuka oleh dua baris berbunyi: “Rakjat ialah kita/djutaan tangan jang mengajun dalam kerdja…”
Goenawan sendiri menyumbang empat sajak yang semuanya berasal dari periode awal kepenyairannya. Empat sajak itu masing-masing berjudul: Expatriate, Almanak, Meditasi dan Dimuka Djendela (di situ aslinya memang tertulis “dimuka”, bukan “di muka”). Kecuali sajak Almanak, tiga sajak lainnya sudah lebih dulu tayang di Majalah Sastra yang diasuh oleh HB Jassin. Lanjut..