Desas-Desus
DESAS-DESUS dapat berarti teror. Desas-desus juga bisa jadi akibat rasa takut yang panjang. Ia bisa membuat orang waspada. Tetapi, ia juga bisa jadi hanya sesuatu yang lahir karena rasa asyik dengan suasana tegang di masyarakat.
Dulu ia disebut juga sebagai “kabar angin”, karena tak jelas sumbernya dan disampaikan dari mulut ke mulut. Kini penyebaran itu mengikuti perkembangan teknologi: dari satu pesan internet ke pesan internet lain.
Cyber-rumour ini memang gejala masa informasi sekarang, ketika produksi informasi jadi mudah dan kilat, demikian juga penyebarannya. Sudah banyak yang berbicara tentang bahaya banjir bandang informasi, dan saya hanya akan menambahkan sedikit. Problem dari cyber-rumour itu bukan saja dalam hal jumlah, tetapi karena pesan-pesan intemet itu hampir tanpa memerlukan tuntutan untuk mempertanggungjawabkan kebenarannya. Bahkan dapat dikatakan, bahwa di zaman intemet ini, desas-desus menemukan sarananya yang paling tepat. Malah lebih efektif. Lanjut..