Gandhi
BAGI yang mengira bahwa “politik itu kotor” bacalah Gandhi. Bagi yang berdalih bahwa politik adalah muslihat, bacalah Gandhi. “Demikian segala kerendahan hati, saya dapat berkata bahwa mereka yang menganggap agama itu tak ada sangkut pautnya dengan politik sebenarnya tidak mengetahui apa artinya agama tersebut.”
Jika ia yang mengatakan itu, tak akan ada yang berkesimpulan bahwa pengertian “agama” di situ mirip dengan fanatisme. Politik malah seakan terdengar sebagai pengabdian — tanpa permusuhan.
Ia memang pembaca Bhagawat Gita yang terkesan, terutama oleh seloka yang membicarakan kemungkinan keji dari hasrat. Ia juga pembaca Injil di bagian ketika Al Masih masih berkhotbah di bukit. “Aku berkata padamu,” seru Yesus, “janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu.” Lanjut..