caping • Senin, 3 Juni 2013 @ 14:43 diunggah oleh

Muselmann

Muselmann dalam bahasa Jerman berarti “muslim”. Tak selamanya disebut dengan citra yang baik. Di masa lalu di sana ada sebuah nyanyian anak-anak:

K-a-f-f-e-e

K-a-f-f-e-e,

trink nicht so viel kaffee!

Nicht für Kinder ist der türkentrank

schwächt die Nerven, macht dich blaß lassen und krank.

Sei doch kein Muselmann,

der ihn nicht lassen kann!

 

(Kopi

Kopi

Jangan minum banyak kopi!

Bukan untuk anak-anak, ini minuman Turki

bikin syaraf lemah, bikin sakit dan pucat pasi.

Jangan jadi Muslim,

kamu nanti tak sanggup apa-apa!)

 Nyanyian dari tahun 1930-an ini saya dapat dari wawancara  Gil Anidjar, penulis The Jew, the Arab: A History of the Enemy dengan Nermeen Shaikh.

Anidjar menyebutnya sebagai contoh bagaimana orang Eropa memandang Islam. Sebagaimana Yudaisme, ia diposisikan sebagai “musuh”. Ketika Eropa sedang merumuskan dirinya sendiri, “musuh” diperlukan. Untuk membedakanya ke luar, mempersatukannya ke dalam.

Lanjut..